PERBEDAAN KERETA CEPAT WHOOSH VS BUATAN ASLI INDONESIA

RyanBlogger71 - Indonesia telah resmi menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mengoperasikan kereta cepat setelah diluncurkannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh pada awal bulan ini. Namun, pemerintah tidak berhenti di situ, mereka sedang mengkaji pengembangan proyek kereta cepat hingga Surabaya. Proyek ini akan menggunakan produk dalam negeri yang disebut Kereta Cepat Merah Putih yang dikembangkan oleh PT INKA (Persero) bekerja sama dengan instansi lain seperti BRIN, LPDP, ITS, UGM, dan ITB.

Perbedaan utama antara Kereta Cepat Merah Putih dan Whoosh yang sudah beroperasi saat ini terletak pada kecepatan kereta saat melintas. Whoosh mampu melintas dengan kecepatan hingga 350 km/jam, sedangkan Kereta Cepat Merah Putih akan memiliki kecepatan maksimal 250 km/jam. Meskipun Agung dari PT INKA belum dapat memberikan penjelasan rinci mengenai perbedaan spesifikasi lainnya, prototype dari Kereta Cepat Merah Putih diharapkan akan diluncurkan pada tahun 2026 mendatang.

Namun, Agung meyakinkan bahwa kehadiran Kereta Cepat Merah Putih ini akan mengurangi waktu tempuh Jakarta-Surabaya secara signifikan. Dengan kecepatan rata-rata di atas 200 km/jam, waktu tempuh antara kedua kota tersebut diperkirakan hanya memakan waktu 4 jam 40 menit. Mengingat jarak Jakarta-Surabaya sekitar 750 km, maka kereta cepat ini dapat menempuh perjalanan dalam waktu sekitar 3 jam 40 menit.

Namun, Agung juga menyebut bahwa pemerintah perlu mempersiapkan infrastruktur baru, terutama untuk rel yang akan dilalui oleh kereta cepat ini. Kereta cepat ini dirancang untuk melintasi rel lebar, serupa dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh. Oleh karena itu, diperlukan rel yang lebar dengan lebar antara 1.435 hingga 1.667 milimeter. Saat ini, rel yang ada memiliki lebar 1.067 milimeter, sehingga tidak dapat digunakan untuk kereta cepat. Oleh karena itu, rel baru perlu dibangun, seperti yang telah dilakukan untuk Whoosh dan juga di Aceh dan Makassar.

Dengan peluncuran Kereta Cepat Merah Putih ini, Indonesia tidak hanya mempercepat konektivitas antara Jakarta dengan Bandung, tetapi juga merencanakan untuk meningkatkan konektivitas antara Jakarta dengan Surabaya. Proyek ini merupakan tonggak penting dalam sejarah infrastruktur transportasi di Indonesia, menandai keberhasilan Negeri ini dalam mengembangkan dan mengoperasikan kereta cepat buatan dalam negeri.

Komentar